Tag Archive: kumpulan puisi


Cintaku jauh di pulau,
gadis manis, sekarang iseng sendiri

Perahu melancar, bulan memancar,
di leher kukalungkan ole-ole buat si pacar.
angin membantu, laut terang, tapi terasa
aku tidak ‘kan sampai padanya.

lanjut baca

Iklan

KRAWANG-BEKASI

Kami yang kini terbaring antara Krawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati ?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
lanjut baca

PRAJURIT JAGA MALAM

Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ?
Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras,
bermata tajam
Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya
kepastian
ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini
Aku suka pada mereka yang berani hidup
Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam
Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu…
Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !

(1948)
Siasat,
Th III, No. 96
1949

chairil anwar

Ketika Memancing

pagi bening begini hening
di tepi rawa pening
betapa senang memancing
plung kelempar kail berumpan cacing

cuma sebentar
ikan telah menyambar
tersangkut di ujung pancing menggelepar
di pangkal siang ikan-ikan lapar

siapa tak betah
terlingkung gunung sangat indah
ya ilahi kau beri juga aku hiburan hari ini
di setengah lembah begini sepi

Abadi kerinduan
Kepada yang slalu bukan
Nurani sendiri Tak terpegang
Tuhan ngumpet di kebisuan
Badan akan habis
lanjut baca

  • Blog Stats

  • backlink

  • Blog di WordPress.com.
    [ Kembali ke atas ]
    %d blogger menyukai ini: